Ku panggil engkau dengan sebutan ‘Mamah’


Saat mata terbuka, aku melihat
Saat telinga berfungsi, aku mendengar
Saat hidung membau, aku mencium
Saat mulut mengecap, aku berbicara
Saat hati peka, aku merasa
Saat akal beroperasi, aku berpikir

Aku terlahir ke dunia
Aku melihatmu
Aku mendengarmu
Aku menciummu
Aku berbicara padamu
Aku merasakanmu
Aku memikirkanmu

Ibu
Engkaulah yang telah melahirkan
Membesarkanku hingga saat ini
Memberiku pelajaran disetiap kejadian
Memberiku pengalaman disetiap situasi

Ku panggil engkau dengan sebutan ‘Mamah’
Atas dasar kasih sayangku padamu
Atas rasa syukurku memilikimu
Atas segala peristiwa yang melibatkanmu

Seiring bertambahnya usiamu
Tiada hari tanpa aku selalu memikirkanmu
Tiada hari tanpa aku selalu merindukanmu
Tiada hari tanpa aku selalu mencintaimu

Hanya do’a yang dapat kupanjatkan untuk segala kebaikanmu
Hanya do’a yang dapat kusampaikan untuk setiap langkahmu
Hanya do’a yang dapat kulangitkan agar selalu bahagia bersama keluarga
Hanya do’a yang dapat kupintakan agar kita dikumpulkan di surga-Nya

Aamiin YRA..


Puisi ini kusampaikan untukmu
Ibu juara satu se-dunia
"From me, to you, with love mom."
50th




Semarang, 5 Februari 2020

Komentar